Alasan Bisa Terkena Gangguan Pencernaan (1)

0 1171
...

Beberapa kesalahan saat makan ataupun minum bisa berisiko sebabkan gangguan pencernaan. Yakni seperti mulas, sakit perut, nyeri dan refluks asam. 

Seorang nutrisionis dari Inggris, Marta Anhelush, membeberkan beberapa penyebab utama dari gangguan pencernaan. Dirangkum dari Daily Mail, berikut hal-hal yang kamu hindari agar terhindar dari risiko sistem pencernaanmu terganggu:

Marta menyebutkan bahwa asam lambung merupakan hal penting untuk pencernaan yang sempurna, terutama saat mencernama makanan kaya protein seperti daging dan ikan, yang biasanya cukup sulit untuk dicerna.

"Sayangnya, pandangan populer biasanya gangguan pencernaan lebih disebabkan karena tingginya kadar asam lambung, padahal dalam beberapa kasus yang terjadi justru sebaliknya," terang Marta.

Minum terlalu banyak saat makan juga cukup umum dan malah memperburuk karena melarutkan cairan cerna. Ada beberapa makanan yang bisa membantu pencernaan, menyerap lemak dan menstimulasi asam lambung , seperti sayur-sayuran pahit yakni selada air, sawi putih, atau kunyit.

Gaya hidup modern yang sibuk dan serba cepat sering berarti kita memiliki waktu yang sedikit untuk memasak mulai dari 0. Belum lagi untuk duduk di meja makan dan memakannya dengan tenang tanpa gangguan, kata Marta.

Seringnya kita justru makan di jalan menuju kantor, atau di depan komputer atau televisi kita. Ini justru mengirimkan pesan yang salah kepada otak, alih-alih memproduksi cairan cerna, enzim atau empedu dan menstimulasi kontraksi saluran cerna, tubuh malah memproduksi hormon stres dan meningkatkan aktivitas otak untuk memproses informasi dari sekelilingmu.

"Akibatnya, kita tak hanya kena gangguan cerna, namun juga kena gejala lain seperti kembung, distensi (gas menumpuk di perut) atau kentut berlebihan. Berhentilah makan di depan televisi atau komputer. Praktekkan makan yang lebih tenang," jelas Marta.

Tak salah jika banyak yang menyebut gula dan karbo sebagai 'setan'nya diet. Makan terlalu banyak gula dan makanan olahan karbohidrat seperti manisan, pasta, atau kripik kentang malah memberi makan bakteri yang tak baik dalam perut kita.

"Bakteri-bakteri ini memfermentasikan makanan di usus kecil dan memproduksi banyak gas. Gas ini memberikan tekanan berlebih pada usus dan membuat isi perut melonjak ke esofagus, sehingga menyebabkan iritasi pada dindingnya, terasa terbakar dan nyeri," kata Marta.

Probiotik menjadi solusi terbaik, termasuk untuk menyeimbangkan bakteri dalam ususmu. Bakteri yang baik akan membantu usus mencerna lebih baik dan menyerap nutrisi, sekaligus membantu proses buang air dan imunitas.

Probiotik yang memiliki strain yang baik meliputi Lactobacillus acidophilus, bifodobacterium bifidum atau Bifidobacterium lactis. Kamu bisa menemukannya dalam yogurt, dan pilihlah greek yogurt atau rasa tanpa gula tambahan.

Seluruh organ dalam tubuh kita memiliki pola, termasuk saluran pencernaan, yang cenderung justru lebih aktif selama siang hari. Di malam hari, tubuh kita dalam mode pemulihan, memperbaiki jaringan yang rusak, otak kita butuh untuk memproses seluruh informasi dan emosi dari hari sebelumnya.

Sehingga tak akan ada waktu untuk pencernaan. Jadi saran yang sering kita dengar untuk tidak makan terlalu larut memang benar adanya. Marta mengatakan makan terlalu larut dan langsung tidur setelahnya, makanan tersebut bakal diam di perut dan tak tercerna dengan baik dan menyebabkan gangguan pencernaan.

Cobalah untuk makan lebih awal. Dan jika kamu adalah pekerja yang sampai larut, cobalah meminum teh herbal (cardamom, jahe, peppermint) yang bisa membantu pencernaan. Plus, ada efek terapeutik yang bagus juga untuk otakmu.


Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Category: Healthy
    No Response

    Leave a reply "Alasan Bisa Terkena Gangguan Pencernaan (1)"