[otw_is sidebar=otw-sidebar-3]

Orang Berbohong Soal Hal yang Tidak Perlu

0 1295
[otw_is sidebar=otw-sidebar-4]
[otw_is sidebar=otw-sidebar-6]
...

Sempat menghebohkan jagat Indonesia soal penganiayaan yang dialaminya, ternyata bengkak dan lebam di wajahnya diakui Ratna Sarumpaet karena operasi plastik. Kebohongan itu pun sontak menghebohkan banyak pihak.

...
...

Semua orang pasti pernah melakukan suatu kebohongan. Namun tidak semua kebohongan perlu dilakukan. Ternyata ada alasan psikologis yang mendasari seseorang berbohong.

Dikutip dari Psychology Today, berikut enam alasan psikologis yang mendasari seseorang berbohong padahal tidak perlu dilakukan.

Alasan nomor satu orang berbohong adalah karena mereka benar-benar memikirkan hal itu sangat penting. Sementara semua orang di sekitarnya menganggap ini masalah yang tidak penting. Mereka mungkin menempatkan tekanan yang tidak seharusnya pada diri mereka sendiri atau pada masalah itu, sehingga orang tersebut berbohong.

Menceritakan kebenaran terasa seperti menyerahkan kendali kepada orang lain. Seringkali, orang berbohong karena mereka mencoba untuk mengendalikan situasi dan menggunakan pengaruh untuk mendapatkan keputusan atau reaksi yang mereka inginkan. Kebenaran bisa menjadi 'tidak nyaman' karena mungkin tidak sesuai dengan narasi mereka.

Mereka tidak ingin mengecewakan orang lain apabila mengatakan hal jujur yang nyatanya lebih menyakitkan. Bagi orang-orang yang berbohong, mereka sering khawatir kehilangan rasa hormat dari orang-orang di sekitar mereka. Mereka ingin orang lain menyukainya, terkesan, dan menghargai mereka. Dan mereka khawatir kebenaran akan menuntun orang lain untuk menolak atau mempermalukan mereka.

Ini sering terjadi pada pengasuhan orang tua pada anaknya. Orang tua kerap melarang anaknya melakukan suatu hal, dengan alasan yang diada-ada. Alhasil, alasan seperti ini akan terus-menerus terjadi untuk menutupi kebohongan-kebohongan sebelumnya.

Pada kondisi seperti ini, orang yang kerap berbohong merasa bahwa kebohongan yang mereka buat adalah suatu kebenaran. Saat mereka berada di bawah tekanan, ingatan mereka sudah tidak dapat diandalkan. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ingatan bisa dipengaruhi oleh banyak hal, misalnya stres, kejadian terkini, dan keinginan mereka menemukan cara untuk membuat situasi ini berhasil. Terkadang, ini bisa menjadi sangat parah sehingga orang seperti itu tampak telah menciptakan dunianya sendiri.

Orang yang bohong dengan alasan ini ingin kebohongannya menjadi suatu kenyataan. Mereka berharap bahwa mereka dapat membuat sesuatu menjadi nyata dengan mengucapkannya berulang-ulang dan memercayainya seperti yang mereka bisa.

www.tribunposttoday.com
FacebookTwitterLineWhatsAppFacebook MessengerLinkedInPinterestTelegramWeChatShare
Category: Lifestyle
[otw_is sidebar=otw-sidebar-5]
    No Response

    Leave a reply "Orang Berbohong Soal Hal yang Tidak Perlu"