‘Toxic People’ yang Berbahaya di Sekitarmu

0 604
...

Mungkin di zaman modern kini, kita sering mendengar istilah 'toxic' digunakan untuk melabeli seseorang yang membuat hidupmu semakin susah dan 'merusak' bagaikan racun (toxic). Toxic people bisa berlaku pada siapa saja, teman akrab, teman kerja, atasan, atau bahkan pasangan.

Mereka terlihat sering menunjukkan sikap kecenderungan berdrama dan mengecilkan orang lain. Sehingga membuat mereka berbahaya bagi kesehatan kita, baik fisik maupun mental. Namun tak cukup mudah untuk mengidentifikasi mereka.

Kerap bersembunyi di balik topeng yang menyenangkan dan suka membantu, para toxic people bisa melakukan semau mereka tanpa ketahuan. Asal kita tahu tanda-tanda berikut ini, buanglah mereka jadi masa lalu kita.

Meminta maaf dan menerima kalau mereka salah tidak ada dalam kamus seorang toxic people. Padahal, seseorang yang mampu menerima tanggung jawab soal kesalahan yang ia lakukan merupakan hal yang paling penting dalam membina sebuah hubungan dalam aspek apapun.

Selain tidak akan meminta maaf, para toxic people ini juga akan bersikap seakan mereka tidak memiliki kesalahan apapun atau menyebut kita terlalu lebay (berlebihan). Kesombongan dan rasa insekyur yang mereka miliki tak akan membuat mereka 'mengaku', karena bagianya tak ada siapapun atau apapun yang lebih penting dari rasa angkuh mereka dan meminta maaf bukanlah pilihan.

Alasan lainnya, karena meminta maaf akan berarti mengakui bahwa sikap mereka menyakiti. Di mana mereka justru ingin terus berlanjut bersikap buruk tanpa mempertimbangkan konsekuensinya, termasuk meminta maaf sekalipun. Jika kamu mengalami ini, maka ada yang salah, karena kita layak mendapatkan yang lebih baik.

Toxic people biasanya ingin merasa dirinya lebih baik, dan hal itu ia lakukan dengan membuat orang lain terlihat buruk. Disebabkan ketimpangan dari rendahnya rasa percaya diri dan tingginya rasa angkuh, yang menjadi hal terpenting bagi mereka dan demi melindunginya mereka akan melakukan apa saja.

Caranya, ia membuat orang-orang di sekitarnya menderita atau membuat mereka tidak percaya pada diri sendiri. Karena para toxic people harus memiliki pengaruh pada semua orang; keyakinan, keamanan, dan harga diri orang lain akan terus ia 'serang'.

Menyerang rasa kepercayaan diri orang-orang di sekitarnya dianggap sebuah permainan yang menyenangkan, namun untuk satu tujuan yakni memastikan ia merasa dirinya lebih baik ketimbang orang lain. Jenis sabotase semacam ini sangatlah meresahkan, jika kamu mengalami ini, singkirkan mereka dari hidupmu segera. Karena mereka tidak akan menolong kita, maka kita lah yang harus menolong diri sendiri.

Mungkin di permukaan, para toxic people ini akan terlihat sebagai orang yang simpatik. Namun di dalamnya, mereka menikmati segala kesusahan yang harus kita alami. Jika ada orang sekitarnya yang mengalami masalah, mereka malah merasa semakin baik soal kehidupan mereka dengan membandingkannya dan tak ingin hal tersebut hilang.

Tanda berbahaya satu ini tidak mudah untuk dideteksi karena simpati yang mereka tunjukkan sangat jelas, namun mereka kerap memberikan solusi yang justru membuat hal-hal semakin buruk untuk kita. Jika kamu mencurigai adanya sabotasi, lambaikan saja tanganmu dan tak usah pedulikan orang tersebut. Bhay!

Saat kita jadi dewasa, kita bisa memiliki empati atau tidak. Orang-orang yang toxic cenderung memiliki sedikit atau bahkan tidak ada empati, walau kita sedang merasa sangat sedih dan butuh pertolongan, mereka bukanlah yang langsung membantumu.

Kurangnya rasa empati ini tak hanya membuat hubungan dengan mereka menjadi susah namun juga berbahaya bagi kesehatan jiwa kita. Suka tidak suka, kita membutuhkan perasaan kita tervalidasi dari waktu ke waktu oleh orang-orang di sekitar kita, dan tanpa empati, para toxic people ini takkan mewujudkan hal tersebut.

Tanda ini menjadi indikator besar dari seorang yang benar-benar toxic, dan menjadi masalah bagi orang-orang terdekat mereka. Tanpa empati, mereka tak memiliki alasan untuk tidak menyakiti kita dan tidak memedulikan kita. Demi kesehatan jiwa dan keberlangsungan hidup, hindari orang-orang seperti ini.


Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Category: Lifestyle
    No Response

    Leave a reply "‘Toxic People’ yang Berbahaya di Sekitarmu"