Tiga Pelajar Kota Malang Juara

0 519
...

Tiga pelajar SMK Negeri 4 Kota Malang menyabet juara 1 Southeast Asia Creative Camp atau SEA-Creative Camp 2018 di bidang animasi. Prestasi membanggakan ini mengambil tema budaya lokal, yang dikemas dalam video berdurasi 1 menit 43 detik.

Ketiga pelajar itu adalah Toby Nugroho Wibisono (18), Khodijah (17) dan Salsabilla Aulia R (17). Mereka duduk di bangku kelas XII jurusan animasi. Video animasi dua dimensi (2D) mengangkat cerita 'Calon Arang'. 

Di dalamnya diceritakan kepahlawanan dan kekeluargaan yang berkembang di masyarakat Pulau Bali. Ada 52 peserta mengikuti ajang bergengsi itu, selain Indonesia juga diikuti delegasi asal Thailand.

Toby mengatakan, superhero dalam cerita dibalut dengan nilai seni budaya lokal. "Pada awalnya masuk 10 besar, kemudian berlanjut ke seleksi tiga besar hingga menjadi juara pertama," ungkap Toby ditemui wartawan di sekolahnya Jalan Tanimbar, Selasa (24/4/2018).

Ada lima tokoh dalam video animasi karya Toby Dkk. Di antaranya, Dayu, gadis kecil yang ceria dan penyayang, namun juga memiliki sifat heroik. Ong, tokoh ini terinspirasi dari Tari Barong asal Pulau Dewata. 

"Ada tokoh baik juga. Kan kalau melihat di Bali, ada pertunjukan tari Leak dan Barong, di situlah memunculkan tokoh jahat dan baik. Datu memerankan tokoh jahat dan calon arang," bebernya. 

Butuh waktu tiga bulan, bagi mereka untuk menyelesaikan karya animasi tersebut. Tentunya tidaklah mudah. Banyak kendala, terutama mereka harus tetap mengikuti belajar mengajar di sekolahnya. 

"Susah bagi waktunya, kita juga menghadapi ujian. Tetapi akhirnya selesai juga, dan bisa diikutkan lomba," ujarnya seraya bersyukur.

Salsabillah turut mendampingi Toby menuturkan, sekilas dari ceritanya, bahwa ada tokoh bernama Dayu yang hidup sebatang kara, kemudian diangkat anak oleh pendeta desa setempat, Uwa Bardah.

"Inti ceritanya tentang orang yang kebablasan ke arah yang jelek. Kemudian kebaikan menghampiri dirinya hingga tak tersesat dalam keburukan. Ada keseimbangan antara kebaikan dan keburukan," urainya terpisah.

Untuk memunculkan ide dari cerita yang diangkat, adalah hal yang paling menyulitkan bagi mereka. Bagi mereka, ide adalah hal penting dalam sebuah karya, realtime dan tak menjiplak karya orang lain. 

Rencananya, karya pelajar ini akan dipamerkan dalam puncak SEA-Creative Camp 2018 di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada tanggal 6 hingga 12 Mei 2018 mendatang. Guru pendamping, Siti Cholifah mengaku rencananya melanjutkan cerita dalam video tersebut.

"Bisa 13 seri. Video-video itu nantinya akan ditayangkan melalui akun Youtube Kiwa, yang sudah dibuat secara khusus. Dan ketiga siswa yang sudah akan lulus tahun ini, akan mendampingi adik kelas membuat episode atau seri baru," kata Cholifah, yang juga guru di SMKN 4 Kota Malang ini. 


Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Category: Pendidikan
    No Response

    Leave a reply "Tiga Pelajar Kota Malang Juara"